Popular Post

Popular Posts

Posted by : gloomypretty Minggu, 13 Oktober 2019


Ketika berkunjung ke suatu tempat yang berkaitan dengan keberagaman suku, agama, budaya dan bahasa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sama saja mengingatkan kita tentang keberagaman dan toleransi yang harus terus dijaga.


Hal tersebut terlihat dari salah satu tempat ibadah yaitu Masjid Cheng Ho. Masjid ini tersebar banyak di daerah Indonesia sendiri. Dengan nuansa kental Tiongkok masjid ini menjadi bukti salah satu adanya toleransi antar agama, budaya, suku, dan bahasa.


“Didirikannya untuk mengenang perjuangan dan dakwah Laksamana Cheng Ho, tokoh angkatan laut Tiongkok yang beberapa kali datang ke Nusantara untuk menyebarkan agama Islam.” Ujar Pak Romlan penjaga masjid tersebut.


Di Jawa Timur sendiri, masjid Cheng Ho teletak di Jl. Raya Kasri No.18, Petung Sari, Petungasri, Kec. Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur yang terletak di pusat kota sebagai bukti tidak adanya jarak perbedaan antar suku maupun agama.


“Ini pintu masjid memang sengaja tidak ada daun pintunya, bertujuan masjid ini terbuka untuk siapapun yang hendak datang dan masuk sebagai bentuk kesadaran diri kita sendiri bahwa penting agar selalu menjaga toleransi antar umat beragama di Indonesia sendiri.” Tutur pak Hariyono takmir Masjid Cheng Ho.


Antusias dari masyarakat sendiri juga besar, terlihat dari setiap hari masjid ini selalu ramai wisatawan yang datang hanya sekedar untuk mengagumi bentuk keberagaman budaya atau menunaikan ibadah disana. “ya yang datang tidak hanya orang yang beragama muslim saja, banyak juga masyarakat beragama lain yang datang. Bahkan banyak wisatawan dari berbagai suku yang datang dan kagum akan toleransi dan keindahan dari masjid ini” Jelas Pak Romlan.


Selain menjadi sarana tempat ibadah oleh masyarakat, Masjid Cheng Ho menjadi salah satu pusat diskusi masyarakat sekitar dari berbagai golongan. Berbagai kegiatan masyarakat sering menghiasi masjid ini di kala peringatan hari besar, baik dari kegiatan keagamaan maupun peringatan hari kemerdekaan.


Dibangunnya masjid ini juga jadi alat pemersatu antar suku, agama, dan budaya juga. Dengan begitu banyak wisatawan yang datang sehingga tau bentuk toleransi yang dimulai dari salah satunya tempat ibadah. Menjadi bukti kecil dengan banyaknya perbedaan yang ada di masyarakat Indonesia namun kita tetap bersatu untuk kokohnya NKRI.


Mega Kusuma Putri/19041184071

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © BERITA KITA KITA - ILMU KOMUNIKASI 2019 - Powered by Universitas Negeri Surabaya - Designed by Iqbal Nafis Musyaffa -