Popular Post

Popular Posts

Posted by : Nur Fadhilah Rachmawati Minggu, 13 Oktober 2019


Indonesia dikenal dengan masyarakatnya yang majemuk, terdiri dari beragam budaya, adat istiadat, ras, agama atau keyakinan, dan bahasa yang berbeda antara satu dengan yang lain. Maka penting untuk mengembangkan sikap saling menghargai.

Contoh nyatanya yaitu kota Bontang, sebuah kota kecil di Pesisir Timur Pulau Kalimantan yang menyimpan keberagaman suku di Indonesia. Jangan kaget bila mengetahui fakta bahwa sebenarnya tak ada suku asli ‘Bontang’ di sana. Faktanya, 75% dari seluruh penduduk yang mendiami kota tersebut adalah pendatang dari seluruh daerah di Indonesia. Jawa, Bugis, Batak, Manado, Kutai, Dayak, Banjar dan etnis lainnya mampu hidup berdampingan di kota industri tersebut.

Angka kriminalitas yang rendah, kebersihan udara dan jumlah penduduk yang cukup sedikit mampu memberikan kenyamanan tersendiri bagi masyarakatnya. Keberagaman etnis yang ada di Kota Bontang menjadi daya Tarik tersendiri disamping pesona alamnya yang menarik untuk dikunjungi. Meskipun beragam, akan sangat jarang ditemui konflik antaretnis dan agama di kota tersebut. Hal ini membuktikan bahwa tingkat toleransi atas keberagaman yang ada sudah sangat baik.

Menurut salah satu masyarakat di Kota Bontang, bahasa yang digunakan di sana merupakan Bahasa yang berpadu dengan Bahasa-bahasa daerah di Indonesia. “Kalo di Bontang, bahasanya campur-campur. Jawa, Bugis, Kutai, sama Banjar yang sering dipakai. Bahasa yang dipakai sehari-hari memang Bahasa Indonesia. Tapi Jadinya logat yang dipakai bisa macam-macam,” tutur Helma.

Dilansir dari https://kaltim.tribunnews.com, Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengungkapkan jika Bontang merupakan miniatur dari Indonesia karena menyimpan keragaman yang menjadi ciri khas Indonesia. “Keragaman ini merupakan ciri khas Indonesia, khususnya Bontang sebagai Indonesia Mini,” ujar Neni.



Bontang City Carnaval (BCC) menjadi salah satu event andalan dari pemerintah kota bontang. Bontang City Carnaval adalah karnaval budaya yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bontang untuk merayakan hari lahir kota Bontang, Kalimantan Timur. Bontang City Carnival merupakan sarana untuk mempresentasikan dan memvisualkan segala macam potensi seni dan budaya serta segala keunikan yang ada di kota Bontang.

source: kaltim.prokal.co
Diadakan setiap bulan Oktober yang bertepatan dengan ulang tahun kota Bontang dan menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah kota Bontang. Mengambil tema yang selalu berbeda setiap tahunnya, Bontang City Carnival menjadi daya tarik tersendiri. Kepala Dinas (Kadis) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Akhmad Suharto menjelaskan, BCC tahun ini mengusung tema "Amazing Khatulistiwa: Bontang Jago Merajut Budaya Nusantara."

Tema itu diusung lantaran Pemkot ingin mengelaborasi dan menunjukkan keragaman budaya—dalam hal ini suku—yang sudah menjadi entitas Bontang. Melalui elaborasi tema itu, pesan ingin disampaikan ialah Bontang sebagai kota multikultur, berwarna, namun senantiasa hidup dalam harmoni.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © BERITA KITA KITA - ILMU KOMUNIKASI 2019 - Powered by Universitas Negeri Surabaya - Designed by Iqbal Nafis Musyaffa -