Popular Post

Popular Posts

Posted by : Sofia Nurul Fuada Minggu, 13 Oktober 2019



BeritaKitaKita.com - Surabaya, Toleransi antar umat beragama sangat penting dalam menjaga kerukunan. Salah satu perumahan di kawasan Surabaya Barat ini membangun 6 tempat ibadah yang berdampingan untuk mencerminkan toleransi antar umat beragama.

6 tempat ibadah dengan lahan 400 meter ini terletak di kawasan perumahan Royal Residence Surabaya Barat. Mulai dari Masjid Muhajirin, Gereja Kristen Protestan, Klenteng, Vihara, Gereja Katolik dan Pura.

Tempat ibadah ini dibangun dengan dana yang telah disumbangankan oleh warga penghuni perumahan ini. Tak hanya itu, dana yang diperoleh juga didapatkan melalui perusahaan dan donatur yang telah menyumbangkan.

“Saya tinggal di perumahan ini sejak tahun 2016 tapi masih belum ada tempat buat saya beribadah, jadinya saya harus keluar perumahan. Untungnya di depan perumahan ini ada masjid” Kata Suhariyanto, Penghuni Perumahan Royal Residence.

Awalnya warga setempat ingin membangun Masjid untuk tempat beribadah karena sejak dibangunnya perumahan Royal Residence ini masih belum memiliki tempat ibadah. Lalu terdapat usulan dari pihak Forum Komunikasi Rumah Ibadah (FKRI) untuk membangun semua tempat ibadah yang ada di Indonesia mulai dari Masjid, Gereja Kristen Protestan, Gereja Katolik, Vihara, dan Pura karena penghuni yang tinggal di perumahan Royal Residence ini tidak hanya satu agama melainkan berbagai macam agama.

Tujuan dibangunnya 6 tempat ibadah ini juga agar terciptanya rasa adil bagi seluruh warga yang tinggal di perumahan Royal Residence ini dan mencerminkan toleransi antar umat beragama agar terciptanya kerukunan.



“Sangat terbantu sekali dengan adanya 6 tempat ibadah yang sudah mencakup semua agama, jadi saya juga tidak perlu jauh-jauh untuk beribadah setiap minggunya” Kata Febby Ferani, Penghuni perumahan Royal Residence.

Sejak hari Minggu (13/10/19) tempat ibadah yang berada di kawasan perumahan Surabaya Barat ini begitu ramai, karena dari 6 tempat ibadah itu 5 diantaranya memiliki jadwal ibadah yang sama di hari Minggu. Untuk permasalahan lahan parkir sendiri jika tidak cukup akan dialihkan ke lahan yang kosong dan menyesuaikan.

Warga setempat yang tinggal di perumahan ini juga membentuk FKRI yaitu Forum Komunikasi Rumah Ibadah disetiap tempat ibadah untuk menjadwalkan ibadahnya agar tidak terjadi bentrok satu sama lain. Dengan adanya FKRI sendiri akan membantu agar ibadah berjalan dengan lancar dan tidak mengganggu satu sama lain.

Sofia Nurul Fuada
19041184006 
Ilmu Komunikasi - 2019A

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © BERITA KITA KITA - ILMU KOMUNIKASI 2019 - Powered by Universitas Negeri Surabaya - Designed by Iqbal Nafis Musyaffa -