Popular Post

Popular Posts

Posted by : Iqbal Nafis Musyaffa Minggu, 01 September 2019






PT Kereta Api Indonesia (Persero) benar - benar telah melakukan kebijakan barunya bagi kereta api lokal khusunya di Jawa Timur. Hal ini terbukti ketika saya pada sore hari ini, Minggu (1/9/2019) melakukan perjalanan menggunakan kereta api dari Tulungagung menuju Surabaya Gubeng, pada loket pemesanan tiket tertera selembar kertas yang tertempel pada kaca yang bertuliskan bahwa mulai tanggal 1 September 2019 pemesanan KA lokal hanya dapat dipesan secara online.

Loket pemesanan pun nampak sepi tidak seperti hari - hari biasanya yang selalu ramai oleh antrian panjang para calon penumpang. “Memang benar seperti yang tertulis pada papan pengumuman, Mas. Tapi pemesanan tetap dilayani di loket 3 jam sebelum keberangkatan bagi yang melakukan perjalanan go-show” kata Rina pegawai yang sedang bertugas pada loket saat itu. Perlu diinfokan pula bahwasanya tiket go-show tidak memiliki jatah khusus. Maka dari itu, apabila tiket telah terjual habis secara online, maka tiket go-show tidak dilayani.

“Cukup efisien bagi saya karena tiket dapat dipesan seminggu sebelum keberangkatan dan tidak perlu lagi ke stasiun untuk mengantri membeli tiket” kata Baroroh (20) yang saat itu berada pada satu perjalanan yang sama dengan saya. “Selain itu kita juga tahu kuota tiket masih tersedia atau tidak, sehingga apabila sudah habis kita dapat memilih alternatif transportasi lain” tambahnya. Akan tetapi pada saat itu pula saya juga mendengar beberapa penumpang yang mengeluh akan kebijakan baru ini, salah satunya Pak Anton (63). Beliau cukup resah karena diusianya saat ini beliau sulit untuk menggunakan gadget apalagi untuk melakukan pemesanan dan transaksi melalui online. “Susah sekali karena saya perlu meminta bantuan anak saya hanya untuk membeli tiket, biasanya saya langsung pergi ke stasiun untuk memesannya” ucap Pak Anton. Pak Anton juga menambahkan bahwa hal ini juga berdampak bagi orang yang bekerja di luar kota yang mengandalkan kereta api sebagai transportasi utamanya karena dinilai akan merepotkan. “Harapan saya semoga kebijakan ini akan terus dikaji dan dikembangkan sehingga menguntungkan bagi semua pihak, baik itu bagi yang muda maupun yang tua,” harapnya. (iqb)





Iqbal Nafis Musyaffa
19041184041

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © BERITA KITA KITA - ILMU KOMUNIKASI 2019 - Powered by Universitas Negeri Surabaya - Designed by Iqbal Nafis Musyaffa -