- Home >
- Berbagi Makanan, Bentuk Toleransi Umat Beragama
Indahnya toleransi bisa dilihat dari sebuah kelurahan di Kebumen. Plarangan, Karanganyar, memiliki warga yang tidak hanya muslim saja, tetapi ada juga non muslim meskipun tidak banyak. Selain itu, di daerah ini terdapat pula 1 masjid besar yang biasanya digunakan untuk sholat kegiatan keagamaan yang lingkupnya besar.
Tak hanya itu, tidak jauh dari masjid yang terdapat di daerah ini, terdapat sebuah rumah yang sering digunakan untuk acara keagamaan dari agama nasrani. Lokasi tersebut hanya berjarak 2 rumah dari masjid. Namun, hal tersebut tidak warga sekitar risih, malah mereka bahagia karena bisa berdampingan.
Retno(52), selaku pemilik rumah yang sering digunakan ibadah menuturkan bahwa dirinya sering membuat acara keagamaan di rumah agar rumahnya ramai karena beliau hanya sendirian. Selain itu, beliau juga sudah izin dengan ketua rt dan rw akan hal tersebut.
Menariknya lagi, ketika terdapat acara di masjid Kyamira, Retno tidak lupa mendapat makanan yang sama seperti yang warga lain dapatkan meskipun dirinya tidak mengikuti acara tersebut di Masjid Kyamira.
Begitupula dengan Slamet(47) yang menjadi penjaga masjid Kyamira. Beliau menuturkan bahwa ia juga sering mendapatkan snack apabila terdapat acara di rumah Retno.
"Memang, kita sudah seharusnya saling hidup berdampingan kan, apalagi jarak rumah beliau dan masjid dekat, tentu kurang bijak apabila tidak kita hitung dalam hitungan", ucap Slamet.
Demikianlah bentuk toleransi antar umat yang terdapat di Kelurahan Plarangan, Karanganyar, Kebumen. Warganya saling berdampingan dan menghormati satu dengan yang lainnya.
Putri Ardhia Puspitasari
19041184040