Popular Post

Popular Posts

Posted by : Fahmi Prasetiyo Minggu, 13 Oktober 2019

Toleransi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi, di Indonesia. Negara dengan ratusan, bahkan ribuan suku, bahasa, budaya, serta 6 Agama nya. Gusdurian, merupakan salah satu Forum antar agama guna menjalin hubungan dan memperkuat rasa toleransi.

Gusdurian ada dan lahir sejak Haul pertama Kh. Abdurrahman Wahid. Atau yang kerap disapa dengan panggilan akrab "Gus Dur". Mubrizatul ilmi Mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim malang adalah salah satu anggota Forum Gusdurian sejak 2018 yang lalu. "saya sudah gabung di Gusdurian ini sejak 2018 dan KPG pada bulan Maret".

Wanita 22 tahun asal indramayu ini mengaku merasa tertarik dengan forum Gusdurian karena ingin dianggap menjadi santri Gus Dur dengan cara menjalankan 9 nilai yang telah Gus Dur wariskan. Dimana dilansir dari gusdurian.net bahwa 9 nilai tersebut diantaranya adalah ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, dan lain lain.

Gusdurian dirintis dan disusun oleh sahabat-sahabat Gusdur bersama dengan Alissa Wahid putri Gus Dur. Atau yang akrab disapa Ning Alissa.

KPG sendiri merupakan diklat pertama yang wajib diikuti oleh anggota baru yang bergabung pada Forum Gusdurian. "Kelas Pemikiran GusDur (KPG) ini semacam diklat pertama gitu mas. Setelah itu yang pertemuan pertemuan gitu. Dan ini mau ada sekolah literisi Vol. 3 November mendatang."

Ngopdar tema sosial/kemanusiaan, silaturrahmi ke berbagai tempat ibadah, volunteering bencana, merupakan Tiga diantara banyak Giat Forum GusDurian. Dan menurut mubrizatul ilmi atau iza bahwa pertemuan forum juga dilaksanakan sesuai agenda. Harian, mingguan, dan event tahunan ataupun hari-hari besar.

Forum Gusdurian ini terdiri dari seluruh agama yang ada di dunia. Tidak hanya berada di kancah lokal maupun nasional. Melainkan sudah merambah ke kancah internasional. Iza wanita asal indramayu yang beragama islam ini mengatakan bahwa Forum GusDurian sering dilakukan di berbagai tempat ibadah. Gereja, klenteng, dan lain lain. "kalau di tempat ibadah agama lain sih tidak apa-apa, yang penting niatnya. Innamal a'malu binniyat".

Forum kerukunan ummat beragama juga merupakan satu dari banyak forum toleransi yang ada di indonesia. Namun, forum ini belum mencapai kancah internasional. Masih dalam lingkup daerah maupun nasional. Jl. Kh. Ismail Kota Mojokerto merupakan lokasi kantor kesekretariatan forum kerukunan ummat beragama yang ada di Mojokerto. Forum ini sudah banyak tersebar di berbagai kota di indonesia.

Ahmad dani arrohmani adalah salah satu santri di PP. Nurul Huda Kota Mojokerto yang kerap mengikuti pertemuan antar agama di kota mojokerto. Hal ini bertujuan untuk menjaga kerukunan ummat beragama di kota mojokerto. "ya tujuannya buat memantau perkembangan keagamaan di indonesia. Khususnya dalam hal kerukunan."

Giat FKUB tidak hanya dalam kunjungan ke tempat ibadah-ibadah. Melainkan kajian kajian tentang kerukunan. "ya saya senang ikut ginian. Selain memperkuat iman, kita juga bisa belajar bertoleransi kepada agama agama lain." Tutur Dani pria 19 tahun asal Lamongan. Hal ini kerap dilakukan dengan tujuan merawat keberagaman  antar ummat beragama.

Nama : MUHAMMAD FAHMI PRASETIYO
Nim : 19041184082


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © BERITA KITA KITA - ILMU KOMUNIKASI 2019 - Powered by Universitas Negeri Surabaya - Designed by Iqbal Nafis Musyaffa -