Popular Post

Popular Posts

Posted by : Iqbal Nafis Musyaffa Minggu, 06 Oktober 2019



Lalu lintas makin hari makin padat, terlebih di daerah perkotaan seperti Surabaya. Motor mobil berlalu lalang tanpa henti-hentinya. Kemacetan di beberapa titik pun tak terhindari. Mulai dari pagi sampai malam tetap saja ramai tanpa jeda yang signifikan. Namun wajar saja hal ini terjadi, terlebih Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur.

Kemacetan yang terjadi membuat para pengendara untuk memilih jalur alternatifnya sendiri guna menghindari hal tersebut. Gang-gang kecil adalah sasaran empuk untuk memepersingkat waktu tempuh khususnya bagi pengendara motor. “Depan rumah selalu ramai apalagi pagi dan sore, pas jam pergi dan pulang kantor”, ucap Pak Ikrom, salah satu warga Jalan Manukan Krajan IV. Memang, gang perumahan dimana beliau tinggal cukup strategis yang menghubungkan dua jalan protokol yang cukup padat lalu lintasnya. Menurutnya, dipasangnya palang peringatan untuk berkendara pelan tidak ada yang menganggapnya dengan serius. Masih banyak pengendara yang melaju dengan cepat, mengingat banyak anak-anak setempat yang bermain di depan rumahnya, sehingga cukup berbahaya. Tak kehabisan akal, warga setempat pun berinisiatif untuk dipasang polisi tidur disetiap 2,5 meter sepanjang gang.

Para remaja ikut andil dalam pembuatan polisi tidur ini, mereka melaksanakan agenda ini pada hari minggu sehingga banyak orang yang dapat ikut membantu. "Sengaja kami buat agak tinggi, sehingga para pengendara tidak serta merta meliwati polisi tidur namun bisa merasakan sensasi emosinya", tutur Surya (18) salah seorang pemuda setempat. Sensasi emosi yang dimaksud tersebut ialah ketika pengendara meliwati polisi tidur dan tetap melaju dengan kencang, maka motornya akan jadi korban karena bagian bawah motor akan terbentur polisi tidur, maka dari itu agar motor tetap aman, pengendara mau tidak mau harus pelan pelan. Hal tersebut dirasa sangat efektif dalam menanggapi permasalahan ini.

Rupanya, kegiatan yang dilakukan warga Manukan Krajan IV ini dijadikan inspirasi bagi gang-gang tetangga, tiap minggunya mulai dari Krajan III, II, dan I ikut beramai ramai  memperbaiki jalan mereka agar tampak lebih aman dan menarik, seperti di cat dengan warna yang mencolok, ditambah dengan hiasan lampion dan lain sebagainya. Diharapkan kedepannya warga setempat lebih kompak dan peka terhadap lingkungannya sendiri. Karena tempat tinggal yang nyaman membuat kita merasa lebih bahagia dalam menjalani keseharian.




Iqbal Nafis Musyaffa 
19041184041 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © BERITA KITA KITA - ILMU KOMUNIKASI 2019 - Powered by Universitas Negeri Surabaya - Designed by Iqbal Nafis Musyaffa -