- Home >
- Sistem Pembayaran Yang Dulunya Manual Menjadi Kartu E-money
Posted by : Akhmad Ainur Roziqin
Jumat, 18 Oktober 2019
BERITAKITAKITA.com, PASURUAN – Salah satu cara untuk mengatasi
kemacetan yang ada di jalan tol yakni adanya sistem E-money atau yang biasa
disebut dengan E-Toll yang sudah dikemukakan mulai dari tanggal 31 Oktober
2017. Hal ini bisa memudahkan untuk melakukan pembayaran bagi seluruh pengguna
jalan tol. Jumat, (18/10/19).
Presiden Joko Widodo sudah meresmikan jalan tol dari
berbagai daerah, yang saat ini bisa juga dikatakan dengan Trans Jawa. Mulai dari
ujung Jakarta sampai ujung pulau Jawa Timur sudah ada jalan tol yang siap untuk
dipakai. Hal ini bisa mempermudah untuk mengakses masyarakat yang sedang mudik
luar kota.
Tim Jasa Marga sudah mengingatkan kepada seluruh pengguna
jalan tol agar mengisi saldo E-Toll dengan cukup. Saldo E-Toll bisa diisi
maksimal 2 juta, pengisian bisa lewat indomaret ataupun Bank terdekat. Hal
tersebut harus dilakukan untuk mengurangi kepadatan antrian di gerbang tol
akibat pengisian ulang E-Toll yang cenderung memakan waktu. Karena ini termasuk
suatu kesadaran yang tidak dapat dipungkiri untuk menanggulangi kepadatan dalam
pembayaran E-Toll.
“Sekarang sudah enak, ada E-Toll yang hanya tinggal mengisi
saldo dan menempelkan kartu pada mesin pembayaran jalan tol. Dulunya, yang
harus mengantri berjam-jam hanya karena membayar tol yang susah untuk mencari
kembalian, dan jarang sekali orang membayar dengan uang pas”. Ujar Aminuddin
Sopir Bus Surabaya – Jakarta.
Bulan-bulan ini, Korlantas Polri sedang meluncurkan Smart
SIM yang bisa juga digunakan untuk E-Money atau E-Toll. Smart SIM yang baru
bisa berfungsi untuk menyimpan uang elektronik dalam pembayaran tol, parkir,
hingga naik kereta. Bukan karena SIM lama tidak dapat digunakan, akan tetapi
SIM lama tetap berlaku sampai batas akhir waktu perpanjangan. Hal ini juga
termasuk sistem pembaharuan Polri yang mudah untuk dilakukan bagi pengendara.
Bukan hanya itu, kartu E-Toll sudah mulai merintis tentang
pembayaran parkir. Parkir-parkir yang ada di perkotaan sudah bisa menggunakan
kartu e-money untuk membayarnya. Dinas perhubungan sudah mersemikan dari berbagai
daerah untuk melakukan pembayaran parkir lewat kartu e-money tersebut, akan
tetapi yang masih menjadi kendala yakni butuh pelatihan khusus untuk jukir-jukir
yang berda di perkotaan.
Perkembangan E-Toll semakin meningkat. Mulai dari kurang
lebih 2 tahun yang lalu, banyak pengguna jalan tol yang sudah menggunakannya. Baik
dari masyarakat desa sampai kota pun banyak yang punya. Kini bisa meminimalisir
kepadatan yang ada di jalan tol. Sistem inilah yang bisa mempermudah bagi
pemudik-pemudik yang jauh dari kawasan pedesaan.
#E-toll #E-tollcard #SmartSIM
Akhmad Ainur Roziqin
19041184081
Ilmu Komunikasi 19'A
