- Home >
- Candu Budaya K-pop
Candu budaya K-Pop
Dewasa ini, musik K-pop sedang digandrungi oleh remaja indonesia dan dinominasi oleh remaja wanita. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang merelakan waktu mereka untuk menyaksikan layar kaca penampilan dari boyband favorit mereka. Bahkan, mereka rela melayangkan uang untuk membeli album, light stick, dan semua yang berbau korea.
Yulfatil laili (18) salah satu anggota dari EXO-L Mojokerto menuturkan bahwa dia menjadi K-popers sudah sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dan dia sering mengikuti acara gathering fans k-pop yang diadakan di sunrise mall, satu-satu nya Mall yang ada di Mojokerto.
"saya suka K-pop karena mereka berbakat dari cara nge dance, menyanyi, bahkan akting." tutur laili wanita 18 tahun asal mojokerto.
Sedangkan nanda (22) wanita asal surabaya ini mengaku bahwa sangat jarang mengikuti gathering fanbase K-pop di Surabaya. "saya jarang banget ikut gituan, tapi mau ada lomba sih di Food Junction." tutur nanda. Diketahui lomba tersebut adalah lomba dance dan menyanyi korea yang akan di adakan pada 5-6 Oktober mendatang.
Mungkin sebagian orang mengaggap bahwa lebih banyak negatif dari budaya K-pop. Namun tidak menutup kemungkinan banyak juga segi positifnya.
Nama : Muhammad Fahmi Prasetiyo
Nim : 19041184082